10 Tips Untuk Keamanan Publik Wi-Fi Hotspot

10 Tips Untuk Keamanan Publik Wi-Fi Hotspot

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu komplotan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya
Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat. (Sumber: Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)

1. Pilih Jaringan Yang Lebih Aman
Jika Anda memiliki pilihan, pilihlah yang menggunakan beberapa macam / bentuk enkripsi. Anda bisa membedakan mana jaringan yang dijamin oleh Wondows 7.
Jika kita mengarahkan mouse ke masing-masing SSID yang ditemukan akan menampilkan tipe keamanan. Cobalah untuk menghindari jaringan dengan tipe keamanan, “Unsecured”. Di Vista dan XP, tipe keamanan dari SSID ditunjukkan dengan tanda kunci.

2. Tetapkan Lokasi Jaringan ke “Publik”
Bila Anda baru pertama kali terhubung ke koneksi jaringan dengan menggunakan Windows 7, akan muncul jendela pop-up yaitu “Tetapkan Lokasi Jaringan” (Set Network Location) secara otomatis. Pastikan Anda mengatur ke “Public Network” ketika diminta, jika Anda terhubung ke hotspot publik. Hal ini berfungsi untuk (keamanan) mem-blok file dan printer sharing yang ada di komputer Anda.

3. Gunakan VPN
Gunakan produk VPN pihak ketiga seperti HotSpot Shield, GoTrusted Secure Tunnel 2 atau pilihan semua berbasis cloud seperti Hotspot VPN. Solusi ini melindungi dengan cara menciptakan jaringan pribadi virtual antara mesin dan jaringan virtual mereka. Tetapi dengan menggunakan VPN ini dapat menyebabkan proses browsing dan download file dapat sedikit lebih lambat menggunakan VPN.

4. Perkuat Keamanan Data Anda
Menggunakan software antivirus adalah sesuatu yang sangat baik, tetapi Anda juga harus memberikan pertahanan pada file data Anda dari seseorang yang tidak dikehendaki. Pada Windows, menyembunyikan folder yang berisi data “penting” itu mudah untuk dilakukan dengan cara meng-HIDDEN.
Klik kanan pada folder dan pilih “Properties” dan kemudian di bawah tab “General”, atur atribut folder Anda dengan cara mengklik kotak Hidden.
Jika Anda masih dapat melihat (folder) file Anda dalam bentuk transparan. Masuklah ke Windows Explorer, klik di tombol menu “Organize” lalu pilih “Folder and Search Options” untuk menampilan kotak Folder Options. Klik pada tab “View” dan pada bagian “Advanced Settings” pilih “Don’t show hidden files, folders and drives”.
Hal ini tentu saja, bukan yang terbaik dan terkuat dari pertahanan keamanan data Anda, tapi ini merupakan salah satu cara untuk membuat yang jauh lebih sulit bagi penyusup untuk langsung melihat dan menemukan data penting Anda.

5. Hindari Melakukan Transaksi Perbankan Melalui Hotspot Publik
Jika memungkinkan, hindari melakukan transaksi-transaksi yang penting seperti membayar tagihan, mengakses rekening bank Anda, atau menggunakan kartu kredit Anda ketika terhubung ke Wi-Fi publik.

6. Biasakanlah Untuk Tidak Memilih Layanan Simpan Password
Ya, itu menggoda. Ada begitu banyak password untuk diingat. Website dan browser selamanya menanyakan apakah Anda ingin menyimpan dan menampilkan kembali password.
Sebuah pedoman umum: mungkin lebih baik Anda tidak menyimpan username dan password di mana saja, terutama ketika Anda melakukan akses ke situs perbankan dan sejenisnya.
Jika Anda memiliki kesulitan mengingat password Anda, gunakan utilitas seperti AlPass yang sangat baik untuk menyimpan data login Anda.

7. Usahakan Menggunakan HTTPS dan SSL Pada Saat Browsing
Banyak situs yang menggunakan HTTPS dan SSL untuk membuat koneksi Anda kepada mereka lebih aman. Keduanya adalah protokol yang menyediakan komunikasi yang terenkripsi. Sebagai contoh, Anda dapat mengakses Gmail melalui http://www.gmail.com atau https://www.gmail.com. Yang terakhir adalah pilihan yang lebih aman. Kebanyakan lembaga keuangan menggunakan SSL di situs mereka.

8. Biasakanlah Menghapus Data Penting Dari Laptop Anda
Jika memungkinkan, hapuslah data penting Anda dari laptop Anda atau backup-lah ke tempat penyimpanan eksternal Anda.
Yang perlu diingat pada saat kita menghapus data, kadang kita hanya menghapus data tersebut dari folder tempat penyimpanan file tersebut tetapi tidak menghapus secara permanen karena data tersebut tersimpan pada kotak sampah (Recycle Bin). Untuk menghapus data dari kotak sampah tersebut silahkan klik kanan pada icon Recycle Bin lalu pilih “Empty Recycle Bin”.

9. Gunakan Firewall
Aktifkan Windows Firewall pada komputer Anda, dan gunakan set pengaturan ke jaringan publik (Public Network) untuk pengaksesan yang lebih aman. Ada beberapa software firewall yang disediakan oleh pihak ketiga, seperti ZoneAlarm Free Firewall yang melindungi terhadap serangan hack, mengontrol bagaimana program-program mengakses internet dan menawarkan perlindungan identitas (identity protection).
Anda harus mengaktifkan firewall Anda, baik itu Anda di rumah atau di jalan, terlebih lagi jika Anda terhubung ke hotspot publik.

10. Rawatlah OS Anda Dengan Patch dan Update Aplikasi
Hal ini sangat tergantung pada si pemilik komputer, ditinjau dari segi penggunaan komputer itu sendiri. Jika kita selalu menginginkan perubahan aplikasi tertentu sesuai dengan perkembangannya maka hal ini sangat disarankan.

(Sumber: news.pcmag.com)



One Response to “10 Tips Untuk Keamanan Publik Wi-Fi Hotspot”

  1. mekan says:

    thank’s info mas wah bru tau ni q

Leave a Reply